dalam keluarga. Sebab, anak menghabiskan lebih banyak waktu di rumah.
Menurutnya, pengawasan keluarga dapat mencegah berbagai persoalan remaja. Misalnya, perundungan, tawuran, dan perilaku menyimpang lainnya.
Orang Tua dan Sekolah Perkuat Pengawasan Digital Anak
Sementara itu, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan baru bagi dunia pendidikan. Anak-anak kini mengakses informasi digital dengan lebih mudah.
Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel mendorong penerapan sistem elektronik yang aman bagi anak. Langkah tersebut bertujuan melindungi peserta didik dari risiko ruang digital.
Selain sekolah, orang tua juga perlu mengawasi penggunaan gawai di rumah. Pengawasan tersebut membantu anak menggunakan teknologi secara bijak.
Melalui kolaborasi yang kuat, sekolah dan keluarga dapat menciptakan lingkungan yang aman. Dengan begitu, anak tumbuh dalam suasana inklusif, sehat, dan bebas perundungan.
(LIF)

















