Kabupaten Tangerang, HALOBANTEN.COM – Dalam upaya mengatasi masalah produksi sampah plastik diperlukan metode penyelesaian yang baik. Tidak hanya dengan membuat Undang-Undang dan Peraturan terkait larangan penggunaan plastik saja, namun harus ada gebrakan yang lebih baik itu semua.
Sinar Mas Land memberikan solusi inovatif dalam mengatasi masalah sampah plastik ini. Dengan menggandeng PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri Group), Sinar Mas Land mengembangkan infrastruktur berbasis ekonomi sirkular melalui penerapan aspal plastik di Kawasan BSD City.
Di akhir 2023, Sinas Mas Land dan Chandra Asri Group sukses menyelesaikan proyek pembangunan jalan aspal berbahan dasar campuran plastik kresek sepanjang 8,6 kilometer di kawasan BSD City, tepatnya di Jalan BSD Raya Barat, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, Banten.
Pembangunan jalan aspal sepanjang itu setara dengan memanfaatkan 164,2 juta lembar plastik kresek atau setara dengan mengalihkan 410,57 ton sampah plastik kresek dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.
Pembangunan aspal berbahan campuran plastik ini menjadikan kawasan BSD sebagai township pertama di Indonesia.
Pj Bupati Tangerang Andi Ony menghadiri langsung acara peresmian penggunan aspal berbahan plastic tersebut pada Rabu (13/12/2023).
Andi Ony mengaku kagum dan mengapresiasi pembangunan aspal berbahan plastik ini. Menurutnya, penggunaan aspal berbahan plastik ini merupakan suatu terobosan dan inovasi yang baru dari Kementerian PUPR bekerjasama dengan Perusahaan Chandra Asri dan Sinar Mas Land.
“Sejujurnya, selama ini saya baru kali ini mendengar dan melihat langsung ada jalan aspal yang dibangun dari bahan campuran plastik. Suatu kehormatan bagi Kabupaten Tangerang dijadikan sebagai contoh oleh Kementerian PUPR untuk melaksanakan program ini,” ungkap Andi Ony.
Direktur Bina Teknis Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR, Yudha Handita Pandjiriawan mengatakan, Kementerian PUPR telah meneliti aspal plastik pada 2017 lalu. Pihaknya mengapresiasi Chandra Asri Group dan Sinar Mas Land karena sudah mulai mengaplikasikannya.
“Saat ini Sinar Mas Land dan Chandra Asri Group berkolaborasi membangun aspal dari bahan campuran plastik. Ini bisa menjadi proyek percontohan bagi perusahaan-perusahaan properti lainnya di Indonesia, dengan begitu, persoalan sampah plastik bisa kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Managing Director President Office Sinar Mas Land Dony Martadisata mengatakan, penanganan limbah plastik di Indonesia merupakan salah satu permasalahan yang membutuhkan soslusi terstruktur.
Sinar Mas Land sendiri telah berkomitmen untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan. Melalui kolaborasi dengan Chandra Asri Group ini, pihaknya membangun jalan aspal dari bahs plastic kresek.
“Penerapan aspal berbahas dasar campuran plastik kresek ini bukan hanya sekadar inovasi teknologi semata, tetapi juga untuk mendukung pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan di Indonesia,” kata Dony.
Dia berharap inovasi ini juga bisa memberdayakan masyarakat lokal dalam membangun model ekonomi sirkular yang berdampak positif.
Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group Edi Rivai menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk turut serta menyelesaikan permasalahan sampah plastik melalui konsep ekonomi sirkular.
“Salah satu upayanya yaitu dengan menginisiasi penggunaan limbah plastik sebagai campuran aspal,” tambah Edi Rivai.
Kesuksesan proyek aspal plastik di BSD Pagedangan Kabupaten Tangerang ini sekaligus menegaskan kembali bahwa setiap pemangku kepentingan memiliki peranan penting dalam menyelesaikan permasalahan sampah plastik di Indonesia.
(Red)






























