Bekasi,HALOBANTEN.COM – Jumlah korban tewas akibat kecelakaan maut truk trailer menabrak halte dan tiang BTS di Jalan Sultan Agung Kranji Kota Bekasi bertambah menjadi 11 orang, Rabu (31/8/2022).
Kapolsek Bekasi Kompol Salahuddin mengungkapkan, update terakhir yang diterimanya, ada 11 orang yang meninggal dunia akibat kejadian itu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 7 orang di antaranya telah teridentifikasi.
Adapun 7 nama korban meninggal yang telah dievakuasi ke RS Ananda dan RSUD Chasbulah Abdulmajid Kota Bekasi antara lian, Abdul Muis Al Habsi (11), Samsudin Baharsa (25), Timo (59), Ilham Agustus Saifullah (13), Taufik (22), Muryati (37) dan Vidi Vidiyono (9).
Empat orang lagi yang meninggal belum teridentifikasi. “Update terakhir 11. Tambah satu lagi,” kata Kapolsek di lokasi kejadian.
Sementara, identitas 4 orang yang mengalami luka akibat kecelakaan maut tersebut antara lain, Ahmad Sali (49), Purwanti (58), Eling (63) dan Marsiah (49).
Korban tewas maupun luka telah dilarikan ke RSUD Chasbulah Abdulmajid Kota Bekasi.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menambahkan, korban tewas kebanyakan anak-anak. Ada juga penjual bubur, bakso dan Papeda. Ada lagi pasangan suami istri yang memang ada di seberang jalan. Yang tadi ada yang tertimpa oleh tower, di samping. Tapi mengalami luka-luka,” kata Kombes Latif.
“Kami memastikan kembali korban yang ada di sini. Jadi kan informasi di sini (RSUD Bekasi) ada tujuh. Ternyata sekarang ada 11 korban,” katanya.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Sultan Agung Bekasi Barat Kota Bekasi. Sebuah truk trailer yang diduga alami rem blong menabrak puluhan orang yang ada di halte, kendaraan lain serta tiang fiber optik hingga roboh. Akibat kejadian itu, puluhan orang menjadi korban dan 11 orang di antaranya meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi tepat di depan SDN Kota Baru II dan III, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu siang (31/8/2022).
Korban kecelakaan saat ini berjumlah 30 orang. Dari jumlah itu, 11 orang meninggal dunia. (wal/jek/red)

























