BMKG Tetapkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis di Banten

Serang, HALOBANTEN.COM – Peringatan dini kekeringan meteorologis berlaku di Provinsi Banten pada periode 14–20 Juli 2026. Selain itu, BMKG menetapkan tiga daerah dalam status kewaspadaan berdasarkan pemutakhiran data hingga 13 Juli 2026.

BMKG mencatat Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang berstatus Waspada. Sementara itu, Kabupaten Serang berstatus Siaga selama Dasarian II Juli 2026.

Selanjutnya, BMKG menjelaskan peringatan dini kekeringan meteorologis muncul akibat penurunan curah hujan secara signifikan selama musim kemarau. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi berbagai sektor penting.

BACA JUGA

Akibatnya, masyarakat berisiko mengalami keterbatasan air bersih. Selain itu, sektor pertanian menghadapi ancaman gagal panen dan potensi kebakaran hutan serta lahan meningkat.

BMKG juga menyebut belum ada wilayah di Provinsi Banten yang mencapai status Awas. Meski begitu, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan selama periode peringatan berlangsung.

BMKG Imbau Hemat Air

Selain Banten, BMKG menetapkan peringatan dini kekeringan meteorologis di Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, setiap wilayah memiliki tingkat kewaspadaan yang berbeda.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air dan memanfaatkan sumber daya air secara bijak. Selain itu, warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Terakhir, BMKG meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi. Peringatan tersebut berlaku pada 14–20 Juli 2026 dan BMKG akan memperbarui informasinya sesuai perkembangan cuaca.

(DAR/MAD)

BERITA LAINNYA

Next Post