Jakarta,HALOBANTEN.COM- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan diri bagian dari Mathla’ul Anwar.
Hal itu Erick Thohir sampaikan saat menghadiri Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Mathla’ul Anwar, di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI Jalan Gatot Subroto No.1, Jakarta, Minggu (29/1/2023).
“Alhamdulillah saya sudah dianggap keluarga oleh Mathla’ul Anwar, karena saya sudah berkunjung dua kali dan Insya Allah silaturahmi ini bisa terus kita tingkatkan dan jalankan,” kata Erick Thohir, di Jakarta.
Hal itu disampaikan Erick pada kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR untuk masyarakat kerja sama dengan Keluarga Besar Mathla’ul Anwar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Erick Thohir mengakui jika dia belum lama bergelut di bidang pelayanan masyarakat.
Namun demikian, dia mengaku banyak belajar bagaimana memastikan pelayanan ini bisa maksimal.
Erick Thohir berharap Wakil Ketua MPR Yandri Susanto yang menginisiasi acara tersebut untuk mengingatkannya, jika sebulan ke depan akan ada penandatanganan kerja sama antara BUMN dan Mathla’ul Anwar.
“Kerja sama yang konkret dan kerja sama yang bermanfaat untuk perekonomian umat Islam,” katanya.
Indonesia Miliki Jaringan Islamic Finance Terbesar di Dunia
Erick Thohir mengatakan Indonesia memiliki jaringan Islamic finance atau ekonomi Islam terbesar di dunia.
Indonesia memiliki populasi umat Islam sebanyak 87,2 persen dari total populasi 229 juta. Ini menjadikan potensi Islamic finance begitu besar.
“Bagaimana ekonomi harus menjadi landasan kita, jaringan sudah terbentuk. Berapa jumlah Islamic finance? 4.500 BMT (Baitul Mal Wat Tamwil). Saya rasa terbesar di dunia,” tutur Erick Thohir.
Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI sekaligus tokoh Mathla’ul Anwar Yandri Susanto menyatakan, terdapat sejumlah tokoh nasional yang mendukung Mathla’ul Anwar.
Di antaranya Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkufli Hasan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
“Bang Erick Tohir dan Bang Zul adalah pendukung utama Mathla’ul Anwar,” ujarnya.
Pemprov Banten Usulkan Pendiri Mathla’ul Anwar Sebagai Pahlawan Nasional
Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengungkapkan, dirinya telah menandatangani usulan KH Raden Mas Abdurahman Saleh, pendiri Mathla’ul Anwar sebagai Pahlawan Nasional.
“Mathla’ul Anwar telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka. Tokoh-tokohnya berkontribusi besar dalam pembangunan Indonesia,” ungkapnya
“Mathla’ul Anwar mengembangkan sumber daya manusia Indonesia,” tambah Al Muktabar.
Oleh karena itu, pihaknya mendukung pengajian pendiri Mathla’ul Anwar sebagai Pahlawan Nasional.
Sebagai informasi, Mathla’ul Anwar merupakan lembaga pendidikan klasikal pertama di Provinsi Banten.
Mathla’ul Anwar berdiri pada tahun 1334 H/1916 M di Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dengan dasar Islam.
Tujuan Mathla’ul Anwar adalah terwujudnya pendidikan dan ajaran Islam di kalangan umat dan masyarakat Islam.
Agar ajaran Islam menjadi dasar kehidupan bagi individu dan masyarakat.
Reporter: MG1
Editor: Jek Jarkasih






























