Tangerang, HALOBANTEN.COM – Aksi pemerasan dengan modus pura-pura tertabrak mobil terjadi di Cipondoh Kota Tangerang Banten.
Aksi pemerasan itu dilakukan oleh seorang pengendara motor terhadap pengemudi mobil.
Dengan masih mengenakan helm, pemotor yang pura-pura tertabrak itu menghampiri pengemudi mobil dan memintanya keluar karena menabrak motornya.
Namun sang pengemudi mobil menolak menuruti permintaannya lantaran mobilnya tidak merasa menabrak motor pelaku.
Sebaliknya, pengemudi mobil merasa bahwa si pengemudi motorlah yang sengaja menabrakkan kendaraannya ke mobil.
Tapi penolakan itu membuat pelaku kesal dan nekat mencabut kunci mobil korban.
Pelaku juga berdalih ada saksi mata yang melihat kejadian itu.
Pengendara mobil akhirnya keluar setelah terus dipaksa dengan ditarik bajunya. “Motor saya rusak,” kata pengendara motor
“Kan situ yang salah,” jawab perekam video yang seorang wanita.
“Bapak liat dulu lah,” ucap pengendara motor
“Sopan lu ya, kita lapor polisi!!,” jawab penumpang mobil sambal merekam kejadian itu menggunakan video ponselnya.
Di saat itulah pemotor meminta biaya ganti rugi dua kali lipat kepada sopir.
Aksi pemerasan itu mendapat perhatian warga sekitar dan penimpang mobil. Mereka merekamnya menggunakan video ponsel hingga akhirnya beredar di media sosial.
Aksi peerasan itu mendapat beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai hal itu merupakan modus baru pemerasan dengan cara pura-pura tertabrak atau sengaja menabrakkan diri.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Rio Mikael Tobing akan menyelidiki kasus dugaan pemerasan tersebut.
“Kita cek dulu (aksi modus pemerasan),” kata Rio saat dihubungi awak media, Jumat, (26/6/2023).
(Jek)

















