Tangerang, HALOBANTEN.COM – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hanif Faisol Nurofiq, saat melihat dengan kasat mata kondisi sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (16/5/2025).
Dalam inspeksi mendadak (Sidak) TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dia mendapati kondisi yang memprihatinkan.
Tumpukan sampah TPA Jatiwaringin yang menggunung mengeluarkan asap tebal, diduga akibat gas metana yang terpicu panas.
Pertanyaan pun seketika terlontar dari mulut Menteri Hanif kepada pejabat Pemkab Tangerang.
“Kenapa sampah (TPA Jatiwaringin,Red) bisa terbakar?” tanya hanif kepada Fachrul Rozi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Tangerang yang saat itu turut mendamingi sang Menteri.
Dengan raut wajah akag tegang, Fachrul Rozi pun menjawab dengan sangat hati-hati.
Dia menjelaskan bahwa asap yang muncul dari sampah TPA Jatiwaringijn itu berasal dari gas metana yang timbul akibat penumpukan sampah.
Alih-alih bukannya mereda, mendengar jawaban itu Menteri Hanif justru semakin ngegas dengan menunjukkan wajah marah dan murka.
Dia menegaskan, kebakaran sampah TPA Jatiwaringin Kabupaten Tangerang ini bukan hanya masalah lingkungan semata.
“Masalah ini juga berpotensi pidana,” tegas Hanif.
(Jek/Red)















