Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Memastikan kesiapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin ikut pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang.
Dalam kegiatan itu, Pj Wali Kota bergabung dengan masyarakat yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 13, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Ia mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui alur pemilihan di Pilkada nanti.
Namun begitu lanjutnya, yang terpenting adalah kedatangan para calon pemilih dalam menyalurkan suaranya di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
“Kami harap bapak ibu sebagai warga negara datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya memilih pemimpin Kota Tangerang lima tahun ke depan,” kata Nurdin di hadapan para peserta simulasi, Sabtu (9/11/2024).
Nurdin juga menilai, bahwa persiapan yang dilakukan KPU jelang Pilkada mendatang sudah cukup matang, hingga dalam pelaksanaannya nanti diharapkan berjalan dengan baik dan kondusif.
“Saya mengapresiasi KPU, salah satunya melalui simulasi hari ini yang benar-benar menyerupai pelaksanaan sebenarnya, bahkan melibatkan masyarakat langsung,” tandasnya.
Dengan begitu, papar Nurdin, semoga di pelaksanaannya nanti berjalan dengan aman, damai dan kondusif serta menghasilkan pemimpin yang amanah untuk Kota Tangerang.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Tangerang yang telah mendukung untuk menyukseskan Pilkada 2024.
Mudah-mudahan, kata Qori, dengan simulasi yang bisa dijadikan sebagai gambaran pada pelaksanaan Pilkada 27 November nanti, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara bisa berjalan lancar.
“Simulasi ini alurnya sama dengan pelaksanaan Pilkada nanti. Karenanya saya berharap kepada masyarakat Kota Tangerang agar berpartisipasi untuk menyukseskan,’ papar Qori.
Berdasarkan pantauan, kegiatan simulasi itu dilakukan mulai dari kehadiran masyarakat yang dipersilakan masuk untuk mendaftar dengan membawa formulir undangan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).
Kemudian mereka yang sudah mendapat surat suara masuk ke dalam bilik untuk menentukan pilihannya. Setelah memilih, mereka
memasukkan surat suara ke dalam kotak suara transparan, dilanjutkan dengan mencelupkan jari ke dalam tinta hitam. (Cak)































