JAKARTA, HALOBANTEN.COM — BRI Region 8 Jakarta 3 terus memperkuat layanan perbankan di wilayah Banten dan Jakarta Barat. Langkah ini mendorong akses keuangan yang lebih luas bagi masyarakat.
Hingga Mei 2026, regional ini mengelola 26 kantor cabang, 44 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 25 kantor kas, dan 158 unit kerja. Jaringan itu tersebar di seluruh wilayah operasional.
BRI Region 8 Jakarta 3 Perkuat Jaringan dan Layanan Digital
Wilayah kerja regional ini mencakup Provinsi Banten, Tangerang Raya, dan Jakarta Barat. Kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan bisnis dan layanan mikro.
Regional Micro Banking Head BRI Region 8 Jakarta 3, Oloan Susanto Nasution, menjelaskan strategi penguatan jaringan terus berjalan. Fokus utama menyasar masyarakat dan pelaku usaha mikro.
“BRI ingin memastikan layanan perbankan hadir lebih dekat dengan masyarakat,” kata Oloan di Kafe Vilo Hang Lengkir, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
Di Provinsi Banten, BRI mengoperasikan enam kantor cabang, enam KCP, empat kantor kas, dan 62 unit kerja. Jaringan itu menopang kebutuhan layanan masyarakat.
Di Tangerang Raya, BRI memiliki sembilan kantor cabang, 14 KCP, 11 kantor kas, dan 49 unit kerja. Area ini menjadi salah satu pusat transaksi terbesar.
Sementara di Jakarta Barat, BRI menjalankan 11 kantor cabang, 24 KCP, 10 kantor kas, dan 47 unit kerja. Wilayah ini memperkuat distribusi layanan perkotaan.
Selain jaringan fisik, bank ini juga mengembangkan layanan digital. Hingga Mei 2026, BRI mencatat 876 mesin ATM dan 324 mesin CRM.
Jaringan AgenBRILink juga tumbuh pesat. Saat ini jumlah agen mencapai 36.738 di seluruh wilayah operasional.
Platform digital Qlola telah menarik 25.210 pengguna. Angka ini menunjukkan pertumbuhan layanan bisnis digital BRI.
Untuk transaksi non-tunai, BRI mengoperasikan 95.477 mesin EDC. Selain itu, ada 72.285 EDC Merchant Integrated Digital.
Jumlah merchant QRIS juga terus bertambah. Kini regional tersebut melayani 312.977 merchant aktif.
Aplikasi BRImo mencatat 2.276.553 pengguna di wilayah kerja BRI Region 8 Jakarta 3. Jumlah itu menunjukkan tingginya minat masyarakat pada layanan digital.
Oloan menilai pertumbuhan layanan digital mempercepat inklusi keuangan. BRI juga ingin memperluas dukungan bagi pelaku usaha kecil.
Dengan jaringan luas dan teknologi digital, regional ini optimistis menjaga pertumbuhan bisnis. Langkah itu juga mendukung ekonomi daerah di Banten, Tangerang Raya, dan Jakarta Barat.
(LIF)

















