News » NASIONAL » Anggota Kejagung Dibacok OTK, Jari Putus! Ada Apa di Balik Serangan Brutal Ini?

Anggota Kejagung Dibacok OTK, Jari Putus! Ada Apa di Balik Serangan Brutal Ini?

Depok, HALOBANTEN.COM Gelombang kekerasan terhadap aparat penegak hukum kembali memakan korban. Kali ini, seorang anggota Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi (Pusat Daskrimti) Kejaksaan Agung berinisial DSK (44) menjadi korban pembacokan sadis oleh orang tak dikenal (OTK) saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Sawangan, Depok, dini hari Sabtu lalu.

Kejadian mengerikan ini bukan sekadar insiden salah paham. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, DSK yang menjabat sebagai Kasi Perangkat Keras dan Jaringan, dibacok secara membabi buta. Akibatnya fatal: urat di jari kelingking kanan korban putus, membuatnya cacat permanen.

Korban telah melaporkan kasus ini ke Polsek dan Polda setempat, dan kini dalam tahap penyelidikan intensif. Jaksa Agung sendiri tak tinggal diam. Beliau langsung menjenguk DSK, memberikan dukungan moral dan menunjukkan komitmen institusi untuk mengusut tuntas kasus ini.

BACA JUGA

Peristiwa ini sontak memicu pertanyaan besar di benak publik: Apakah ini penyerangan acak, atau ada pesan tersembunyi yang ditujukan kepada institusi penegak hukum?

Jika seorang jaksa saja bisa menjadi target serangan brutal, lantas bagaimana dengan keamanan masyarakat umum? Kekhawatiran ini semakin menyeruak, membuat publik bertanya-tanya: sejauh mana keamanan bisa dijamin di tengah maraknya aksi nekat semacam ini? (*/bbs)

BERITA LAINNYA