Jakarta, HALOBANTEN.COM – Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H, ASTRA Infra, perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur publik khususnya jalan tol, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerintah untuk menciptakan perjalanan mudik Lebaran 2025 yang tertib dan aman.
Berbagai persiapan dilakukan guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode mudik.
Langkah-langkah yang akan diambil meliputi:
Pengaturan lalu lintas secara strategis di titik-titik rawan kepadatan.
Koordinasi dengan pihak kepolisian untuk penerapan rekayasa lalu lintas yang efektif.
Implementasi sistem pengaturan antrean di area istirahat (rest area).
Peningkatan kerja sama dengan seluruh pihak terkait.
Pemberian potongan tarif tol sebesar 20% di ruas tol Tangerang-Merak dan Cikopo-Palimanan, yang berlaku untuk semua jenis kendaraan dengan pembayaran menggunakan uang elektronik yang mencukupi.
“Pemberian potongan tarif tol ini adalah salah satu cara kami berkontribusi dalam mendukung kelancaran mudik Lebaran 2025, sekaligus bentuk penghargaan bagi para pemudik yang telah mempercayakan perjalanan mereka pada jalan tol ASTRA Infra,” jelas Firman Yosafat Siregar, Group Chief Executive Officer ASTRA Infra.
Detail Pemberlakuan Diskon:
Ruas Tol Tangerang-Merak:
Potongan 20% berlaku pada 24 Maret 2025 pukul 00.00 WIB hingga 25 Maret 2025 pukul 24.00 WIB untuk kendaraan yang masuk dari Gerbang Tol Cikupa menuju Gerbang Tol Merak, dan arah sebaliknya.
Untuk arus balik, potongan 20% berlaku pada 8 April 2025 pukul 00.00 WIB hingga 9 April 2025 pukul 24.00 WIB, untuk kendaraan dari Gerbang Tol Merak menuju Gerbang Tol Cikupa, dan arah sebaliknya.
Ruas Tol Cikopo-Palimanan:
Potongan 20% berlaku pada 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga 26 Maret 2025 pukul 05.00 WIB bagi kendaraan yang melakukan perjalanan terus menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama ke arah Semarang (Gerbang Tol Kalikangkung).
Untuk arus balik, potongan 20% berlaku pada 8 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga 10 April 2025 pukul 05.00 WIB bagi kendaraan yang melakukan perjalanan terus menerus dari Semarang (Gerbang Tol Kalikangkung) menuju Gerbang Tol Cikampek Utama.
ASTRA Infra mengimbau para pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan baik.
Menghindari puncak arus mudik dan balik, memeriksa kondisi kendaraan
Memastikan kondisi fisik pengemudi prima, membawa perbekalan yang cukup, serta beristirahat setiap 4 jam berkendara.
Dalam kondisi hujan, kecepatan maksimal yang disarankan adalah 70 km/jam.
Bagi pemudik yang akan menyeberang, pembelian tiket feri secara daring melalui aplikasi atau situs web Ferizy paling lambat H-1 sangat disarankan.
(Red)

























