News » NASIONAL » NASIONAL

Kecelakaan Maut di Tasikmalaya, Dua Orang Kalideres Jakbar Tewas

Gran Max Masuk Kolam

Jakarta, HALOBANTEN.COM – Kecelakaan maut Tasikmalaya terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Tabrakan melibatkan minibus Daihatsu Gran Max dan truk Colt Diesel pada wilayah Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah setelah bertabrakan dari arah berlawanan. Petugas mencatat dua orang meninggal dunia dan enam korban lain mengalami luka-luka.

Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya Kota Ipda Devi Budi Radiansyah membenarkan kecelakaan tersebut. Menurut Devi, kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan saat kecelakaan terjadi. Truk melaju dari arah Bandung, sedangkan Gran Max bergerak dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Benturan keras membuat truk Colt Diesel terguling pada tepi jalan. Bagian kabin truk mengalami kerusakan berat dan mengeluarkan kepulan asap. Sementara itu, Gran Max terbalik lalu masuk ke kolam warga pada pinggir jalan.

BACA JUGA

Sejumlah warga segera turun ke kolam untuk membantu korban dalam minibus. Saksi mata Kadar mengatakan suara benturan keras mengejutkan warga sekitar. Menurut Kadar, kondisi jalan saat itu cukup lengang sebelum kecelakaan terjadi.

Kadar melihat sekitar enam orang berada dalam Gran Max yang masuk kolam. Ia juga melihat korban dewasa serta seorang anak yang masih duduk pada bangku sekolah dasar. Warga kemudian membawa sejumlah korban menuju puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan.

Saksi lain, Rani, menduga kedua kendaraan bertabrakan secara frontal. Ia juga melihat sejumlah korban mengalami luka parah dan beberapa korban meninggal dunia.

Dua Penumpang Gran Max Meninggal

Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota kemudian memeriksa dua jenazah pada kamar mayat RSUD dr. Soekardjo. Petugas mengidentifikasi kedua korban sebagai Nurlaelah, 50, dan Rasidi, 52. Keduanya merupakan warga Kalideres, Jakarta Barat dan penumpang Gran Max.

Selain dua korban meninggal, enam korban lain menjalani perawatan medis. Seorang korban laki-laki yang masih anak-anak menjalani perawatan intensif pada ruang IGD RSUD dr. Soekardjo. Sementara lima korban luka lainnya menjalani perawatan pada RS Hermina Tasikmalaya.

Polisi menyebut seluruh penumpang Gran Max merupakan satu keluarga. Dua korban meninggal juga berasal dari keluarga yang sama dengan korban luka lainnya. Petugas masih melengkapi identitas serta data seluruh korban untuk kepentingan penanganan perkara.

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan

Ipda Devi mengatakan petugas masih mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Polisi belum dapat memastikan faktor yang memicu tabrakan kedua kendaraan tersebut. Petugas juga telah mengamankan kedua kendaraan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Kecelakaan maut Tasikmalaya itu kini menjadi perhatian petugas karena menimbulkan korban jiwa. Polisi akan memeriksa kondisi kendaraan serta keterangan para saksi untuk mengungkap kronologi secara menyeluruh. Hasil penyelidikan nantinya akan menentukan faktor utama yang memicu kecelakaan tersebut.

(MAD)

BERITA LAINNYA