News » RAGAM » Pensiunan & Alumni Metalurgi-LIPI Gelar Temu Kangen di Tangsel

Pensiunan & Alumni Metalurgi-LIPI Gelar Temu Kangen di Tangsel

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Perhimpunan Purna Bakti Pegawai Metalurgi – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menggelar Temu Kangen Warga Pensiunan & Alumni Metalurgi-LIPI.

Acara reuni berlangsung di kediaman Djoewito Atmowidjojo, kawasan Permata Pamulang, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Sabtu (25/5/2024).

Panitia pelaksana reouni, Eddy MS mengatakan, reuni wargi pensiunan dan alumni Pengawai Metalurgi LIPI ini menjadi ajang jalinan silaturahmi sesama pensiunan dan alumni serta untuk tetap menjaga eksistensi Puslitbang Metalurgi LIPI, di tengah-tengah dihancurkan oleh BRIN.

BACA JUGA

Ada sekitar 40 pensiunan peneliti dan Ilmuwan Metalurgi – LIPI yang hadir dalam acara temu kangen tersebut.

Mereka datang dari berbagai daerah. Bahkan ada yang dari Lampung dan Yogya sengaja datang menghadiri acara tersebut.

Acara ini menjadi ajang bagi para pensiunan dan alumni peneliti atau ilmuwan untuk mengenang kembali masa-masa saat mereka masih aktif bertugas di bidang Metalurgi, berbagi cerita dan bersilahturahmi.

Senada diungkapkan Djoewito Atmowidjojo selaku tuan rumah acara tersebut. Dia menyambut hangat rekan-rekan alumni Metalurgi-LIPI yang hadir.

Pensiunan & Alumni Metalurgi-LIPI Gelar Temu Kangen di Tangsel

Pria Lansia yang kini menginjak usia 87 tahun itu tampak berseri-seri saat menemui rekan-rekan sejawatnya.

“Kita saudara, tetap semangat berkumpul menyampaikan diri bisa ikut dalam Reouni ini,” kata Djoewito dalam sambutannya.

Dengan suasana yang penuh kekeluargaan, acara diisi dengan berbagai kegiatan menarik.

Seperti berbagi pengalaman, Door Prize dan juga pertunjukan musik dari para alumni.

Pensiunan Bahagia Selalu

Salah satu alumni yang hadir, Ronald Nasution mengatakan, temu kangen warga pensiunan & alumni Metalurgi-LIPI ini disepakati untuk dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

“Adapun untuk tempatnya kita putuskan di sini (di kediaman Djoewito Atmowidjojo, Red),” kata Ronald.

Ronald mengaku mendapat postingan di dalam grup WA, dimana postingann tersebut berjudul ‘Pensiunan Bahagia Selalu’.

“Saya tergelitik untuk membahas Pensiunan Bahagia Selalu,” tuturnya.

Pensiunan & Alumni Metalurgi-LIPI Gelar Temu Kangen di Tangsel

Ada beberapa hal yang harus diikuti dan dijalankan agar pensiunan itu bahagia. Pertama, kata Ronald, kebahagiaan itu pertama didapat dari lingkungan terkecil yaitu keluarga.

Kedua, adanya waktu untuk berkumpul. Menurut dia, berkumpulnya kita baik dari keluarga terkecil, keluarga besar, komunitas atau warga pensiunan itu dapat melepaskan kerinduan.

“Makanya tanggal 25 Mei ini sudah saya lingkari sejak lama atau sekitar sejak 7 bulan lalu, karena acara pertemuan saat ini adalah hal terpenting bagi saya dan ini membuat spirit saya tumbuh dengan adanya rencana pertemuan ini,” tutur Ronald.

Poin lainnya adalah menjaga Kesehatan. Pertemuan pensiunan ini sangat baik untuk menjaga kesehatan karena menimbulkan bahagia.

Berikutnya adalah kita harus punya idola. Ronald mengaku mengidolakan Djoewito Atmowidjojo.

Dia pun menjelaskan alasan mengidolakan mantan Direktur Lembaga Metalurgi Nasional / Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Metalurgi – LIPI tersebut.

Djoewito Atmowidjojo ini di dalam kehidupannya ada memberkati orang lain. Sehingga orang lain bisa melihat kehidupan Djoewito. “Nah ini idola yang harus kita ikuti,” kata Ronald.

Pensiunan & Alumni Metalurgi-LIPI Gelar Temu Kangen di Tangsel

“Pak Djoewito ini tidak pernah berhenti untuk bekerja. Bahkan di usianya yang kini menginjak 87 tahun saja beliau masih semangat bekerja,” jelas pria yang telah pensiun pada 2018 silam ini.

Kegiatan temu kangen ini tidak hanya sekedar menjadi ajang reuni, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat jaringan profesional diantara mereka.

Melalui acara ini, diharapkan hubungan baik yang sudah terjalin dapat terus berlanjut.

Acara ditutup dengan berdoa bersama dan foto bersama sebagai kenang-kenangan serta harapan agar kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan di masa mendatang.

Di akhir acara, Djoewito Atmowidjojo menunjukkan kompor berbahan bakar kayu hasil karyanya setelah pensiun.

Sebagai informasi, Pusat Penelitian (Puslit) Metalurgi merupakan salah satu satuan kerja dibawah LIPI yang fokus terhadap penelitian dan pengembangan ilmu metalurgi dan material.

Hal tersebut disokong oleh SDM yang terdiri dari peneliti dan staf yang profesional dalam mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. (Alif)

BERITA LAINNYA